close

Halo, Apa yang Anda butuhkan?

Lengkapi data pribadi Anda di bawah ini

*Nama Anda
border_color
*Berapa Usia Anda
account_circle
*Tahap Kehidupan
accessibility keyboard_arrow_down
* Tanggungan Anda
group keyboard_arrow_down
* Penghasilan Anda Per Tahun
keyboard_arrow_down
*) Informasi wajib diisi.

Pilih solusi perlindungan yang sesuai tahap kehidupan Anda.

solusi_perlindungan_anda

Cara Mengatur Keuangan untuk Anak bagi Orangtua Tunggal

Orangtua tunggal harus mempunyai anggaran rumah tangga supaya bisa mendapatkan finansial yang baik dalam keluarga.

Orangtua tunggal membuat harus mempunyai tanggung jawab dalam segala hal termasuk dalam mengatur keuangan keluarga. Pendapatan dan pengeluaran harus diperhatikan dengan baik agar finansial dalam keluarga tetap baik dan terjaga. Maka, orangtua tunggal harus mempunyai anggaran rumah tangga supaya bisa mendapatkan finansial yang baik dalam keluarga.

Selain harus mengatur keuangan, orangtua tunggal harus memikirkan rencana keuangan agar tidak merasa terbebani dimasa yang akan datang. Pengeluaran anak harus diperhatikan oleh orangtua tunggal jika mendadak membutuhkan pengeluaran yang besar untuk anak, orangtua tunggal sudah mempersiapkan keuangan tersebut. Cara mengantur keuangan untuk orangtua tunggal: 

1.   Prioritaskan pengeluaran wajib untuk anak dan diri sendiri

Dalam menyusun anggaran, maka harus memprioritaskan pengeluaran wajib bagi diri sendiri dan anak. Pengeluaran wajib yaitu utang, biaya – biaya lain (internet, listrik, telepon), pengeluaran sekolah anak seperti SPP. Dengan memprioritaskan pengeluaran wajib, maka dapat mempunyai perkiraan jumlah pendapatan yang terpenuhi. Jika mengalami kelebihan pengeluaran, maka harus pilih yang paling prioritas atau mencari uang tambahan. Dengan membuat prioritas pengeluaran, maka orangtua tunggal wajib membayar pengeluaran tersebut agar tidak terkena ganggu dalam pendidikan anak ataupun kesehatan keluarga.

2.  Menyiapkan dana darurat dalam mencegah pengeluaran jumlah besar

Menyiapkan dana darurat dari 3 sampai 6 bulan kedepan. Dana darurat digunakan untuk mencegah hal buruk yang akan terjadi secara mendadak, seperti terkena PHK dan anggota keluarga kecelakaan. Dana darurat jika bisa dimasukan dalama biaya sekolah dan kebutuhan belajar seperti pembelian buku dan alat tulis untuk sekolah. 

3.  Menghemat belanja bulanan dengan menggunakan diskon

Biro Stastistik Tenaga Kerja Amerika Serikat, orangtua tunggal menghabiskan 15% dari pendapatan untuk makanan pada tahun 2019. Melihat dari statistik ini, maka orangtua tunggal harus paham tentang berhemat. Memanfaatkan diskon yang tersedia di e-commerce atau pusat perbelanjaan bisa dimanfaatkan. Selain itu, pengeluaran uang untuk membeli makanan bisa digantikan dengan memasak sendiri karena lebih sehat dan hemat.

4.  Memberikan hiburan gratis dan menyenangkan 

Banyak cara dalam melakukan liburan gratis tetapi tetap menyenangkan seperti jalan – jalan sekitar rumah, main ke taman di sekitar rumah dan melakukan acara di halaman rumah, selain itu pemerintah sudah memberikan spot wisata gratis untuk tempat publik seperti perpustakaan dan desa dengan pergi ke tempat ini bisa mengurangi pengeluaran dalam berlibur. 

5.  Menyisihkan uang untuk simpanan jangka panjang 

Menyiapkan uang dalam jangka panjang tidak harus dengan jumlah yang besar, orangtua tunggal harus memikirkan keperluan uang untuk kuliah anak, dan untuk orangtua sendiri seperti uang pensiun, modal bisnis dan membeli serta perawatan rumah. Dengan menabung dalam simpanan jangka panjang dapat membuat fondasi finansial di masa depan tertahan. 


Sumber:  idntimes.com


Menjadi Orang Tua

Apakah Anda sudah terlindungi?

Berikut adalah rekomendasi produk investasi terbaik dari BNI Life untuk mengatur keuangan Anda.

Produk Unggulan Solusi Abadi Plus

Proteksi seumur hidup yang memberikan jaminan hari tua

lebih lanjut

Optima Group Protection

Perlindungan Jiwa yang disebabkan Akibat Kecelakaan

lebih lanjut

BLife Ekawarsa Syariah

Hadirkan ketenangan hakiki dalam hidup Anda

lebih lanjut