Pasar saham Indonesia pada perdagangan terakhir (11/08/2026) bergerak negatif dengan penurunan sebesar -97.494 poin atau -1.53% menjadi 6,267.88. Sektor yang memiliki kinerja paling baik pada perdagangan hari bursa kemarin adalah sektor Kesehatan 0.19%. Kemudian sektor yang memiliki kinerja negatif pada perdagangan hari bursa kemarin diantaranya adalah sektor Perindustrian -3.49%, Konsumen Non Primer -2.68%, Teknologi -2.57%. Sepanjang tahun, pasar saham Indonesia mencatatkan nilai jual bersih investor asing sebesar -71.15 Triliun Rupiah.
Pada perdagangan terakhir (11/08/2026) mayoritas yield obligasi mengalami penurunan dengan rata - rata sebesar -1.25 bps. Namun, indeks obligasi yang mengalami kenaikan yield terbesar atau penurunan harga terbesar pada perdagangan kemarin adalah Indeks Obligasi Pemerintah Tenor 1 Tahun sebesar 2.76 bps, Dan indeks obligasi yang mengalami penurunan yield terbesar atau kenaikan harga terbesar pada perdagangan kemarin adalah Indeks Obligasi Pemerintah Tenor 25 Tahun sebesar -2.67 bps. Sepanjang tahun, rata-rata indeks obligasi pemerintah Indonesia telah mengalami kenaikan sebesar 105.91 bps.
Pasar saham Indonesia pada perdagangan terakhir (11/08/2026) memiliki kinerja kurang baik. Adapun, jika dilihat sejak awal tahun pasar saham Indonesia mencatatkan kinerja negatif sebesar 27.51% dengan nilai jual bersih investor asing sebesar -71.15 Triliun Rupiah. Sektor yang menjadi pemberat pasar saham Indonesia sejak awal tahun adalah sektor Infrastruktur -33.76%, Properti & Real Estat -32.35%, Energi -31.96%.
Indeks yield obligasi pemerintah Indonesia pada perdagangan terakhir (11/08/2026) mayoritas mengalami penurunan. Namun, jika dilihat sejak awal tahun indeks yield obligasi pemerintah Indonesia mayoritas mengalami kenaikan, artinya sepanjang tahun harga obligasi pemerintah Indonesia cenderung mengalami pelemahan. Indeks tenor obligasi pemerintah yang mengalami kenaikan yield terbesar, atau penurunan harga terbesar sepanjang tahun adalah Indeks Obligasi Pemerintah Tenor 1 Tahun yaitu sebesar 206.89 bps. Sedangkan indeks tenor obligasi pemerintah yang mengalami kenaikan yield terkecil, atau penurunan harga terkecil sepanjang tahun adalah Indeks Obligasi Pemerintah Tenor 30 Tahun yaitu sebesar 57.87 bps.
Perdagangan diwarnai sejumlah katalis global dan domestik. Dari sisi geopolitik, negosiasi Iran-Oman soal jalur sementara Selat Hormuz sudah memasuki tahap akhir, namun IRGC menegaskan Hormuz belum akan dibuka hingga AS memenuhi syarat Teheran, sementara UEA melaporkan kapalnya kembali diserang di Hormuz akhir pekan lalu di tengah berlangsungnya proses tersebut, mendorong Brent ke level USD88,91/bbl (-1,34% MTD) pada penutupan 11 Agustus, membaik dari USD90,12/bbl pada akhir Juli. Sementara itu, FOMC pada 28–29 Juli tetap menahan suku bunga di 3,50–3,75% untuk kelima kalinya, meski CPI Juni turun ke 3,5% YoY (vs 4,2%). Dari domestik, rupiah berbalik melemah 1,30% ke Rp17.824/USD pada penutupan 11 Agustus, tertekan kewaspadaan pasar menjelang rebalancing MSCI 12 Agustus, meski pelemahan tertahan oleh pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI menyusul mundurnya Perry Warjiyo. Pertumbuhan ekonomi 2Q26 juga masih cukup stabil yakni sebesar 5,29% YoY di atas ekspektasi 5,10%. Namun, hasil survei Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2026 menunjukkan perlambatan, yang mana turun menjadi 116,8 dari bulan sebelumnya di posisi 117,8. Selain itu, pekan depan juga akan ada agenda RDG Bank Indonesia berikutnya pada 18–19 Agustus 2026.
** Informasi ini disiapkan oleh PT BNI Life Insurance dan hanya digunakan sebagai keterangan saja. Kinerja dana ini tidak dijamin, dimana kinerja dana masa lalu tidak mencerminkan kinerja dana masa depan, kemudian nilai unit dan pendapatan dari dana ini dapat bertambah atau berkurang. Anda disarankan meminta pendapat dari konsultan keuangan anda sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.
Perencanaan keuangan yang tepat penting untuk memaksimalkan potensi finansial dalam menggapai tujuan Anda. Cari dan unduh Laporan Kinerja Dana beberapa Unit Link berikut.