Menjadi Orang Tua
Tips Untuk mendidik anak tunggal
02 Nov 2020
Tips Untuk mendidik anak tunggal
02 Nov 2020

Didikan orangtua memengaruhi bagaimana sifat dan karakter anak tunggal. Cara didik orangtua yang kurang tepat dapat membuat anak memiliki sifat maupun karakter buruk. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda terapkan untuk mendidik anak tunggal:

1. Jangan batasi interaksi anak dengan lingkungan sekitar

Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Marriage and Family, anak tunggal cenderung kesulitan untuk berinteraksi secara sosial. Untuk mencegah terjadinya hal itu, beri kesempatan anak untuk berinteraksi dengan teman sebayanya sejak kecil. Selain itu, jangan takut untuk menempatkan anak Anda dalam berbagai lingkungan sosial.

2. Bantu anak temukan minatnya

Melibatkan anak dalam kegiatan di luar rumah dapat membantu mereka dalam menemukan minatnya. Minat tersebut juga dapat muncul dan didapatkan dari hasil bersosialisasi dengan teman sebaya atau orang di sekitar mereka.

3. Berikan kebebasan

Hendak memberikan yang terbaik, orangtua sering memaksakan kehendak mereka kepada anak tunggal. Memberikan kebebasan bisa membuat anak Anda menjadi lebih mandiri serta berkembang sesuai minatnya. Demi kebaikannya, cobalah memberikan anak ruang untuk mengembangkan sayapnya sendiri.

4. Jangan terlalu ikut mencampuri urusan pribadi anak

Sudah menjadi hal yang wajar bagi orangtua untuk melindungi anak mereka. Meski begitu, berilah kesempatan anak Anda untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Di sisi lain, Anda harus tetap memberikan dukungan ketika anak sedih. Memberikan nasihat boleh dilakukan, tetapi hanya ketika anak meminta wejangan dari Anda. Membiarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri dapat menjadi bekal yang berguna ketika dia telah tumbuh dewasa.

5. Asah empati anak

Anak tunggal terbiasa melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. Untuk mengajarkan empati pada anak, Anda bisa mendorongnya dengan melakukan kegiatan sosial maupun sekedar membantu teman-temannya yang sedang mengalami kesusahan. Selain itu, tunjukkan sikap empati yang Anda miliki supaya anak dapat mencontohnya.

6. Bersikaplah realistis

Menjadi buah hati satu-satunya, orangtua terkadang memaksakan kehendak dan memberikan ekspektasi tinggi pada anak tunggal. Tindakan-tindakan tersebut dapat membuat anak Anda merasa tertekan. Sesuaikan ekspektasi Anda dengan kemampuan yang dimiliki anak. Selain itu, berikan pengertian bahwa anak tidak harus menjadi yang terbaik dalam segala hal.


Artikel ini didukung oleh : Sehatq.com