Lingkungan hidup yang sehat akan memengaruhi kesehatan jasmani dan rohani orang-orang yang hidup di dalamnya, sehingga sifat peduli terhadap lingkungan menjadi penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Sifat ini harus ditumbuhkan sejak anak-anak agar tertanam hingga anak bertumbuh dewasa.
Menciptakan keluarga yang ramah lingkungan juga akan membantu melatih kedisiplinan anggota keluarga. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membentuk keluarga yang ramah lingkungan.
Orang tua dapat mengajak anaknya bermain di alam. Kegiatan diluar rumah akan membantu anak belajar tentang lingkungan sekitarnya dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Tentu hal ini harus dilakukan dengan pengawasan orang tua untuk menjaga keselamatan sang anak terutama pada masa pandemi Covid-19.
Coba mulai gunakan produk ramah lingkungan dalam rumah tangga. Misal dalam memilih detergen atau sabun pel yang minim bahan kimia. Saat melakukan pembuangan sampah atau limbah rumah tangga pastikan sudah sesuai dan tidak berdampak buruk kepada lingkungan.
Di rumah kita dapat menerapkan 3R yaitu reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi penggunaan), dan recycle (mendaur ulang). Hal itu dapat dilakukan secara sederhana dan dibiasakan dari rumah sehingga muncul rasa kepekaan terhadap lingkungan setiap anggota keluarga.
Banyak keluarga yang masih berpikir ini adalah cara untuk menghilangkan sampah yang mudah. Membakar sampah sembarangan jelas berdampak buruk kepada lingkungan terutama dari asap pembakarannya. Bahan sampah yang dibakar juga cenderung tidak diperhatikan sehingga hal itu membuatnya tambah berbahaya. Selain itu, membakar sampah sembarangan juga mempunyai dampak tidak baik kepada kesehatan anggota keluarga.
Ketahui juga bahwa membangun keluarga yang ramah lingkungan harus dilakukan dalam jangka waktu panjang dan dilakukan secara konsisten agar menjadi sebuah kebiasaan.
Sumber: Alodokter