Saat memutuskan untuk menikah, Anda tentu ingin memiliki rumah tangga yang harmonis dan bahagia. Akan tetapi, dalam perjalanan membina rumah tangga seperti itu, banyak sekali masalah yang menghadang, mulai dari hal sepele sampai besar. Dari rentetan masalah tersebut, Anda mungkin pusing atau stres berumah tangga.
Anda tidak sendiri. Setiap orang yang berkeluarga pasti mengalami masalah. Mengapa? Karena rumah tangga itu tidak ada sekolahnya.
Daripada pusing atau stres memikirkan rumah tangga Anda yang belum harmonis, akan lebih baik bila Anda mengambil tindakan nyata agar rumah tangga Anda menjadi seperti yang Anda inginkan. Guna membantu Anda melakukan hal tersebut, berikut 10 cara menjaga keharmonisan rumah tangga yang bisa Anda coba sekarang juga.
1. Perbaiki komunikasi
Seberapa bagus komunikasi Anda dengan pasangan Anda? Jika belum baik, perbaikilah secepatnya. Ingat, komunikasi itu murah namun mahal dampaknya kalau tidak dilakukan.
Jika selama ini Anda mengandalkan pesan singkat, ubahlah dengan menelepon pasangan Anda. Dengan meneleponnya, Anda bisa dengan cepat mengetahui kabar dari pasangan Anda. Sebaliknya, jika menggunakan pesan singkat, terkadang pasangan Anda lama atau lupa menjawab.
Hal apa saja yang perlu dikomunikasikan? Itu bergantung pada situasi dan kondisi Anda sekarang. Sebagai contoh, Anda menelepon pasangan Anda di saat jam istirahat untuk sekadar bertanya apakah pasangan Anda sudah makan atau belum.
2. Hindari kekerasan fisik
Sebesar apa pun pertengkaran Anda, hindari melakukan kekerasan fisik terhadap pasangan Anda. Selain melukai fisik dan psikis pasangan Anda, kekerasan fisik bisa membawa Anda ke penjara karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga.
Solusinya? Tenangkan diri Anda untuk beberapa saat. Anda bisa melakukannya dengan menonton video lucu di YouTube atau melakukan aktivitas positif lain seperti fitnes, mencuci kendaraan, atau mengajak anak bermain sepeda di halaman rumah. Apa pun kegiatan yang Anda lakukan, sampaikan pada pasangan Anda bahwa Anda sedang menenangkan diri demi menghindari pertengkaran yang lebih hebat.
Dengan menenangkan diri, hati Anda menjadi dingin sehingga bisa berpikir logis dan menyelesaikan masalah dengan pasangan Anda secara baik-baik. Selain itu, saat menenangkan diri, mungkin Anda menemukan langkah terbaik memperbaiki biduk rumah tangga Anda.
3. Buat keputusan secara matang
Jika Anda dihadapkan pada situasi yang serba sulit, buat keputusan secara matang. Jangan terburu-buru apalagi menuruti emosi Anda.
Sebagai contoh, isteri Anda meminta pindah ke kota tempat orang tuanya tinggal karena di kota sekarang dia tidak betah. Yang perlu Anda lakukan adalah menimbang sisi positif dan negatif tinggal di kota sekarang dan kota yang diinginkan isteri Anda. Jika tinggal di kota sekarang lebih banyak sisi negatifnya, turuti keinginan isteri Anda.
Ini bukan mengalah. Bukan pula Anda lembek. Bukan pula takut sama isteri. Tapi, keputusan yang Anda buat telah dipertimbangkan dengan matang.
4. Bersyukur
Bersyukurlah akan pasangan Anda. Mengapa? Karena masih banyak orang yang susah mencari suami atau isteri. Selain itu, dengan bersyukur, Anda menerima kelebihan dan kekurangan pasangan Anda.
Sebagai contoh, jika suami Anda mendengkur saat tidur, bersyukurlah dia masih tidur sekamar dengan Anda. Itu lebih baik daripada dia tidur di tempat lain atau di rumah orang lain.
Contoh lain, jika penghasilan suami Anda belum banyak, bersyukurlah. Dengan begitu, Anda tidak akan ngomel-ngomel atau menutut lebih suami Anda. Ingat, setiap rezeki yang disyukuri akan bertambah dengan cara yang tidak Anda duga.
Terkait ekonomi, bersyukur adalah kunci kebahagian rumah tangga. Faktanya, banyak orang yang lupa melakukan hal ini sehingga mereka bercerai karena alasan ekonomi. Anda tidak mau seperti mereka, bukan?
5. Saling menghargai
Rumah tangga itu menyatukan dua sifat yang berbeda. Nah, supaya perbedaan ini menjadi kekuatan, Anda harus menghargai pasangan Anda.
Sebagai contoh, isteri Anda suka barang-barang berkelas, sementara Anda suka hidup sederhana. Hargai saja sifat isteri Anda tersebut, dan sampaikan bahwa Anda belum mampu membelikan barang-barang tersebut. Dengan dihargai, isteri Anda akan merasa tidak tertekan dan mungkin saja sifatnya akan berubah karena menghargai Anda juga.
Sumber: tipspengembangandiri.com